SELAMAT DATANG DI ZONA PERJUANGAN MEMBELA KEJUJURAN DAN MELAWAN KEBOHONGAN MEDIA SEKULER SERTA SIAP SIAGA MENUMBANGKAN ENGKHIANAT BANGSA

Minggu, 20 Juli 2014

Anak 5 Tahun Hafal 30 Juz

http://www.detik59.com/
Seperti Timnas Jerman yang berhasil jadi Juara Dunia 2014 setelah berdarah-darah, begitupun yang dialami Musa. Bocah 5 tahun ini tak jarang menangis jika sedang tidak mood menghafal Al Qur’an, namun airmatanya mengantarkan dia ke Kota Mekah Al Mukarromah. 

Bayangkan betapa tak mudah bagi Musa kecil. Baru berusia 5 tahun, anak ini sudah hafal Al Qur’an. Bukan hafal Juz 30, melainkan 30 Juz! Masya Allah.

Sekilas, Musa seperti jamaknya bocah seusia dia. Polos, dan suka bermain. Tapi, kita akan takjub ketika ia sudah melafalkan bacaan Al- Qur'an. Ia akan membaca surah demi surah dalam Al-Qur'an dengan lancar, dan itu dilakukan tanpa membuka mushaf. Dari Surat Al Fatihah sampai An-Naas dia hafal.

Minggu, 06 Juli 2014

MUI ; PDIP dan Jokowi dinilai anti Islam ?

​Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah Islamiyah K.H.Tengku Zulkarnaen mengaku sangat kecewa dengan umat Islam yang memilih PDIP !!!, pernyataan ini telah beredar di Medsos

“Saya sangat kecewa dgn ketidaktahuan masyarakat kita yang memilih PDIP dalam pemilu kemarin. PDIP itu partai yang anti Islam. “

Semua RUU yang kita ajukan ke DPR dan berbau Islam, pasti PDIP menolak. UU Pendidikan mereka walk out, UU Bank Syariah,UU Ekonomi Syariah mereka tidak setuju, UU Pornografi juga mereka tidak setuju. Nah sekarang UU Jaminan Produk Halal untuk makanan dan obat-obatan mereka juga tidak setuju.”. ini Partai Anti Islam !!!.

Kenapa banyak Umat Islam yang tidak tahu?. Kita semua harus ngomong,” jelas beliau.!

MUI yg memberi catatan utk PDIP, dg maksud utk mberi info kaitannya dgn Pilpres... Jokowi yg mengusung PDIP, ada agenda di balik itu tentunya... Ideologiny Sosialis, sangat tdk menguntungkan buat ummat Islam di Indonesia, bahkan sempat ada wacana kalau Jokowi jadi Presiden, Menteri Agamanya Jalaludin Rahmat, tokoh besar Syi'ah yg sekarang juga sdh masuk Parlemen.

Jika berkenan, mohon untuk keluarga kita diarahakn untuk tidak salah memilih pemimpin/Presiden sejak sekarang. Memang diantara kedua calon belum ada yg ideal, yg membawa aspirasi ummat Islam dg total, tp paling tidak kita bisa memilih yg lebih berpihak kepada ummat Islam.

Kita bisa bayangkan jika Syi'ah mendapat tempat di Indonesia, umat Islam akan terpecah belah. Sebabnya MUI sdh memfatwakan bahwa Syi'ah itu sesat.

Kalau kita/umat Islam memilih Golput justru menguntungkann pihak PDI/Jokowi utk berkuasa, krn tdk dapat mengimbangi suara mereka, suka tidak suka, umat Islam baik yg Golput maupun yg memilih tetap dipimpin Sosialis.

16 lembaga survey terpercaya manangkan capres no 1 Prabowo Hatta

Berikut 16 Lembaga Survei Menangkan Prabowo-Hatta


JAKARTA - Pasangan Calon Presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa diprediksi akan memenangkan Pilpres 2014, hal itu berdasarkan hasil survei elektabilitas Calon Presiden di 16 lembaga survei di Indonesia.  

Berdasarkan data yang dihimpun Okezone, Minggu (6/7/2014). 16 lembaga survei yang menggelar survei elektabilitas pasangan Capres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla di seluruh Indonesia ialah, Indonesia Network Elections Survey (INES), Pusat Data Bersatu (PDB), Institut Survei Indonesia (ISI), The Institute Indonesian Development Monitoring (IDM).

Selain itu, Lembaga Survei dari Political Communication Institute (Polcomm), Lembaga Survei Jakarta (LSJ), Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), Lembaga Survei Nasional (LSN), Media Survei Nasional (Median), Evello, Fakultas Ekonomi Manajemen Institut Pertanian Bogor (FEM IPB), Indonesia Research Center (IRC), Forum Indonesia Maju (Forima), Vox Populi Survey, Rectoverso Institute, dan Oranye Survei Indonesia (OSI).

Pada tanggal 1 juli 2014, Pusat Data Bersatu (PDB) melakukan survei dan hasilnya pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan 40,6%, sedangkan Jokowi-Jusuf Kalla hanya mendapatkan 32,2%.

Dan Institut Survei Indonesia (ISI) menggelar survei dan hasilnya pasangan Prabowo-Hatta 52,55% dan Jokowi-Jusuf Kalla hanya 47,45%.

Tanggal 2 Juli 2014, Indonesia Network Elections Survey (INES) melakukan survey dan hasilnya, pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan 54,3%, sedangkan Jokowi-Jusuf Kalla 37,6%.

Selain itu, The Institute Indonesian Development Monitoring (IDM) menggelar survei pada tanggal 30 Juni 2014 dan hasilnya pasangan Prabowo-Hatta 48,4%, dan Jokowi-Jusuf Kalla 34,7%.

Dan pada tanggal 27 juni 2014, Political Communication Institute (Polcomm) menggelar survei dan pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan 46,8%, sedangkan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla 45,3%.

Lembaga Survei Jakarta (LSJ) pada tanggal 27 Juni 2014, menggelar survei dan hasilnya Prabowo-Hatta 47,5% dan Jokowi-Jusuf Kalla 41,3%. Per 27 juni, Prabowo-Hatta 43,68% dan Jokowi-Jusuf Kalla 40,83%, hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis).

Dan per 26 juni 2014, Prabowo-Hatta 46,6% dan Jokowi-Jusuf Kalla 39,9%, hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN). Per 26 juni, Prabowo-Hatta 46,2% dan Jokowi-JK 44,3% dari survei Media Survei Nasional (Median). Per 23 juni, Prabowo-Hatta 50,85% dan Jokowi-Jusuf Kalla 49,15% hasil survei Evello.

Sedangkan per 23 juni, Prabowo-Hatta 47% dan Jokowi-Jusuf Kalla 42%, hasil survei Fakultas Ekonomi Manajemen Institut Pertanian Bogor (FEM IPB). Per 20 juni, Prabowo-Hatta 47,5% dan Jokowi-Jusuf Kalla 43%, hasil Indonesia Research Center (IRC).

Pada tanggal 17 juni 2014, Forum Indonesia Maju (Forima) menggelar survei dan hasilnya Prabowo-Hatta 45,7% sedangkan Jokowi-Jusuf Kalla 41,4%. Per 15 juni, Prabowo-Hatta 52,8% dan Jokowi-Jusuf Kalla 37,7% dari hasi survei Vox Populi Survey.

Rectoverso Institute menggelar survei di wilayah Jawa Barat pada tanggal 14 Juni 2014, dan hasil Prabowo-Hatta 55,64% dan Jokowi-Jusuf Kalla 38,72%. Dan Oranye Survei Indonesia (OSI) menggelar survei di Jawa Timur per 2 juni, dan hasilnya Prabowo-Hatta 39,04%, sedangkan Jokowi-Jusuf Kalla 32,32%. (okezone)

Fakta Usaha Halal dan BIsnis Berkah Info Anda