SELAMAT DATANG DI ZONA PERJUANGAN MEMBELA KEJUJURAN DAN MELAWAN KEBOHONGAN MEDIA SEKULER SERTA SIAP SIAGA MENUMBANGKAN ENGKHIANAT BANGSA

Kamis, 10 April 2014

Presiden PKS Anis Matta : Kader Wajib Kawal Rekapitulasi Penghitungan Suara

Jakarta, Jumat 11-04-2014 Anis Matta instruksikan pengawalan ketat rekapitulasi penghitungan suara Jakarta,- Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta menginstruksikan para kader dan simpatisan untuk mengawal dan mengawasi dengan ketat rekapitulasi penghitungan suara yang saat ini tengah berlangsung di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) kelurahan/Desa. 

 "Rekapitulasi pada PPS rawan terjadinya kesalahan maupun penyimpangan. Seluruh struktur partai, kader dan para caleg harus ikut mengamankan suara, sehingga penyimpangan dapat dicegah " ujar Anis Matta di Kantor DPP PKS, Jakarta, Jumat (11/4). 

Semua bentuk kecurangan, harus segera dilaporkan, agar pesta demokrasi yang sejauh ini telah berjalan aman dan lancar tidak ternoda. Menyinggung perolehan suara PKS berdasarkan sejumlah hitung cepat yang mencapai 7 persen, Anis optimis angkanya bisa lebih tinggi. Sebab berdasarkan perhitungan real count yang dilakukan tim internal, untuk sementara angkanya mendekati 10 persen.

"Angkanya masih fluktuatif dan belum stabil. Tapi kami optimis insya Allah perolehan suara dan kursi PKS Akan lebih tinggi dibanding pemilu 2009," ujarnya. 

Anis mengapresiasi soliditas kader, simpatisan dan mesin partai yang bekerja maksimal, sehingga berbagai prediksi tentang penurunan suara PKS terbantahkan. 

" Kami sudah terbiasa dengan prediksi semacam itu. Hal itu bukan melemahkan, namun malah melecut kami untuk bekerja lebih keras," tegasnya. 

Berdasarkan tahapan pemilu 2014, rekap pada PPS akan berlangsung dari tanggal 10-15 April. Rekapitulasi nasional 26-6 Mei. Penetapan hasil Pemilu secara nasional 7-9 Mei. Penetapan perolehan kursi dan calon terpilih nasional sampai kota/ kabupaten 11-18 Mei.

Anis Matta : PKS Prediksi Mendapat 50 - 60 Kursi di DPR Hasil Pemilu 2014

Dalam pemilu 9 April 2014 PKS diperdiksi dapat mempertahankan kursi DPR tahun 2019 yaitu 57 kursi, hal ini diyakini Anis Matta, karena penyebaran tokoh caleg PKS disetiap dapil seluruh Indonesia. 

"Hasil tabulasi suara pemilu nasional PKS, memberikan perkembangan hasil yang sangat mengembirakan, bahwa PKS diprediksi mendapat 50 - 60 kursi DPR". tegas Anis Matta

Menurut ketua DPP PKS Musyafa A. Rahim : PKS Telah Sukses Melawan Tirani Pemusnah Harapan Ummat, yaitu para pengamat politik dan lembaga survey. PKS telah lolos PT (Parliamentary Treshold), yaitu batas petolehan 3.5% suara pemilu legislatif. Dan para kader dan anak keturunan biologisnya patut berbangga, sebab, setelah gempuran dahsyat, ternyata masih dapat mencapai perolehan antara 6.5% - 10%

Cara ideal yang dianggap paling akurat menghitung kursi DPR RI, menurut Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari, harus dengan mengetahui perolehan suara setiap partai di setiap dapil. Pertama-tama dicari angka BPP (Bilangan Pembagi Pemilih = total suara sah dibagi alokasi kursi di dapil tersebut).

"Kemudian suara masing-masing partai dibagi BPP untuk melihat setiap partai dapat berapa kursi di dapil yang bersangkutan. Kursi total tiap partai secara nasional adalah gabungan jumlah kursi yang diraih partai yang bersangkutan di tiap dapil DPR RI yang semuanya berjumlah 77 dapil," kata Qodari menjelaskan metodologi menghitung perkiraan jumlah kursi tiap parpol di DPR.

Rabu, 09 April 2014

Lembaga Survey Gagal : Bekerja Sesuai selera BOS namun hasilnya palsu ? ini dia lasannya

Setiap akan pemilu, pilpres dan pilkada, maka tumbuh subur lembaga survey, dari yang berbadan hukum sampai lembaga abal abal, yang tujuannya mulia atau tujuannya sangat bejat,prakteknya kadang mengharukan, kadang juga memalukan bahkan memuakan. Data yang disajikan kadang data asli , kadang juga data palsu, hasil survey asli atau hasil survey yang dipalsukan. Tapi itulah manusia, yang memang bukan malaikat. Apalagi masnusia yang belum selesai denganm dirinya sendiri, alias masih miskin iman, dan atau miskin harta.

Dalam era demokrasi sesungguhnya sah sah saja memiliki opini, tapi kalau lembaga ini sudah menjadi bengkel getok megic politik untuk para BOS yang membayarnya dengan memberikan data asli tapi palsu, apalagi menyesatkan publik, sesungguhnya ini menjadi berbahaya untuk demokrasi.Kita sebagai anak kandung reformasi harus melawan tirani kebohongan ini dengan hal yang baik untuk negeri ini. Kita tidak ingin negeri ini dipimpin oleh orang yang dihasilkan dari manipulasi dan pemalsuan data yang systemik.

Ayo terus berjuang lawan tirani kebohongan karena Jujur itu Wajib dan Bohong itu Dosa! Berjuang untuk keadilan dan kebenaran itu Wajib, Meninggalkan medan perang melawan tirani kebohongan. adalah Haram!!! Berita Fakta dan Nyata Akan Terungkap, Fakta Lama atau Fakta Baru, Fakta Tersembunyi atau Fakta yang disembunyikan. Fakta di Indonesia atau Fakta di Dunia Internasional. Beranilah Ungkap Berita Fakta dan Nyata yang sebenarnya.

Pemilu 9 April 2014 yang baru saja kita lewati, membuktikan bahwa Banyak Lembaga Survey Gagal : Bekerja Sesuai selera BOS namun.... hasilnya palsu dan Ambrukkkk?

ini salah satu bukti Lembaga Survey meleset, gagal, bahkan anda indikasi bohong ?
  • Partai Islam Anjlok, semua dibawah 5% http://news.detik.com/read/2012/10/21/191945/2068435/471/partai-islam-anjlok
  • Survei LSI: NasDem kalahkan PAN klik di http://www.merdeka.com/pemilu-2014/survei-lsi-nasdem-kalahkan-ppp-pan-gerindra-saingi-demokrat.html
tapi lihatlah hasil pemilu 9 april 2014
http://pemilu.sindonews.com/read/2014/04/09/113/852514/hasil-final-quick-count-irc-dan-koran-sindo

Fakta Usaha Halal dan BIsnis Berkah Info Anda