GuidePedia

24

Masih percayakah Anda kepada Media? Khususnya Metro TV (NASDEM), TV One (Golkar), KOMPAS Groups, MNC Goup (RCTI, Global, Inews - Hari Tanu PERINDO) dll? 

Kapankah Mereka akan membela kebenaran Islam ? Berpihak kepada pejuang sejati yang tidak punya dana promosi dan dana iklan sebagai ruh media u hidup ?

Berikut Pernyataan Eks Produser Tv One : Media Massa Dunia Zalim terhadap Ummat Islam

Demikian kalimat pembuka dalam buku yang berjudul “Kezaliman Media Massa terhadap Umat Islam” yang ditulis oleh Mohamad Fadhilah Zein, diterbitkan oleh Pustaka Al-Kautsar.

Belum lama ini, buku yang mendapat kata pengantar dari Wartawan Senior Herry Mohammad (Redaktur Pelaksana Majalah Gatra) ini, diluncurkan bersama sejumlah jurnalis muslim yang tergabung dalam Jurnalis Islam Bersatu (JITU) di Warung Teko, Poins Square, Lebak Bulus, Jakarta.

Fadhil – begitu ia disapa – adalah seorang Jurnalis televisi yang paham betul tentang jagad dunia jurnalisme. Ia merasa prihatin dengan media massa di Indonesia, sengaja atau tidak, telah bertindak zalim terhadap umat Islam di republik ini. Realitas ini mendorongnya untuk menghimpun fakta dan bukti kezaliman yang dilakukan media terhadap umat Islam.

Buku yang ditulis Fadhil, lelaki kelahiran 1 April 1979 ini, menjadi pengingat bagi para jurnalis muslim agar memahami peran dan tugasnya, dan selanjutnya bekerja sesuai dengan rambu-rambu syar’i. Jika tidak, mereka akan menjadi bagian dari scenario besar yang hendak memadamkan cahaya Islam di bumi pertiwi ini, secara sadar maupun tidak.

Terdapat lima bab yang dibahas buku ini. Bab I membahas tentang Kebebasan Pers Pasca Tumbangnya Orde Baru. Bab II: Kezaliman Media Massa Dunia Terhadap Umat Islam, Bab III: Jurnalis dan Harga Sebuah Idealisme, Bab IV: Saatnya Umat Islam Melawat Lewat Media Massa, Bab V: Resolusi Umat islam di Bidang Komunikasi.

Yang menarik dalam buku ini dalam mengkritisi setiap kezaliman media terhadap umat Islam, mulai dari pemberitaan terorisme, pemberitaan miring soal Front Pembela Islam, pemberitaan Sunni-Syiah, pemberitaan kerusuhan Ambon dan Poso, pemberitaan HKBP Ciketing Bekasi dan Gereja Yasmin.

Kezaliman media massa dunia terhadap umat islam juga disinggung dalam buku ini, mulai dari kezaliman media memberitakan Perang Irak, kezaliman media dalam pemberitaan 11 September 2001, dan sebagainya.

Fadhil menegaskan, meskipun umat islam mayoritas di negeri ini, namun tidak memiliki kekuatan untuk membangun opini public yang positif tentang dirinya sendiri. Jika kita telaah dan telusuri, begitu banyak pemberitaan yang menyudutkan Islam.

Saat menulis buku ini, Fadhil masih bekerja sebagai News Produser TVOne yang selama ini zalim terhadap umat Islam, terutama pemberitaan seputar terorisme. Perang batin yang dirasakan Fadhil atas kebijakan redaksi, tempat ia bekerja sebelumnya, menjatuhkan pilihannya untuk hengkang dari TV One. Karena sudah tidak ada lagi kecocokan.

Dalam bukunya, Fadhil menulis: “Pada level global, beberapa jurnalis kawakan pun memilih keluar dari tempatnya bekerja, karena bertentangan dengan hati nurani, saat kepentingan politik praktis dan tugas jurnalistik yang mengedepankan kebenaran, bertabrakan.”

Ia memberi contoh, Helene Thomas dari Heart Newspaper, mengundurkan diri dari posisinya sebagai jurnalis senior di Gedung Putih. Dia dikecam oleh Pemerintah George W. Bush karena mengkritik Israel dan kebijakan politik luar negeri AS yang mengivansi Irak dan Afghanistan.

Adapula Yvonne Ridley, jurnalis Inggris yang pernah disekap Taliban, saat melakukan tugas jurnalistik pada tahun 2002. Dia kemudian masuk Islam dan melakukan kampanye Islam ke seluruh dunia. Bahkan bersama sejumlah koleganya, jurnalis muslimah yang kini berjilbab ini membangun Islamic Channel. Sepertinya Fadhilah Zein terinspirasi dengan jurnalis Barat yang kini sadar dengan kezaliman media massa dunia terhadap umat islam. Buku yang ditulisnya adalah sebuah ilmu, gagasan dan pengalaman yang sangat berharga bagi jurnalis muslim dimanapun berada.(sumber : piyungan)

Post a comment

  1. Lalu bagaimana sekarang kita melawan ketidakadilan ini???

    ReplyDelete
  2. Sebarkan buku ini seluas-luasnya kepada masyarakat islam dari berbagai kalangan.

    ReplyDelete
  3. Bergabung dalam arus perubahan, ikut bergerak, bergerak membentuk glombang yg lbh besar lagi guna melawan ketidak adilan,,,

    ReplyDelete
  4. apakah buku ini di jual di toko-toko buku ?

    ReplyDelete
  5. Berita bohong yg menjadi konsumsi masyarakat se-Indonesia bnyk mmberi pngruh, hati-hati !

    ReplyDelete
  6. memang perlu juga islam memiliki media yang dapat memberitakan sebuah kejujuran sehingga opini yang ada tidak dikelola oleh mereka yang tidak jujur ....

    ReplyDelete
  7. Bangun peradaban, dan lawan ketidak adilan..

    ReplyDelete
  8. Semoga kebenaran tetap selalu menang...

    ReplyDelete
  9. Ini situs yg punya orang PKS? berusaha utk menaikkan popularitas PKS

    ReplyDelete
    Replies
    1. kenapa yang berbau pebelaan Islam selalu anda kaitkan dengan PKS, bukankah seharusnya kita bela ISlam kalau kita MUslim?, siapappun orangnya dan darimanapun afiliasi partainya?. apakah cuma PKS yang bela tentang ISlam?, nggak kan?. kita juga bela Islam jika Islam diserang dan tidak dibenarkan, sewajibnyalah kita punya rasa untuk mempertahankan diri dan membenarkan kebenaran Islam. Sebagaimana ummat agama lain, yang agamanya di hina, dicerca dan dideskreditkan pasti mereka bela. bahkan mereka menyebarkannya dengan cara apapapun... please deh, yok kita sama-sama bela Islam dengan terus menambah pengetahuan kita dan meyeberkannya kepada yang lain, agar yang lain tau tentang kebenaran Islam.. kalaupun itu memang anda beragama Islam.

      Delete
  10. semoga bukan kategory penjual agama..... sory bwt smuanya.... isu agama begitumudah memprofokasi.... dengan memberi label islam jangan-jangan cuma strategi marketing aja....

    ReplyDelete
  11. Oooo gitu ya? seharusnya ada media masa yang pro kepada umat Islam. Oya mas, maaf sebelumnya. di browser saya kok tampilan web ini kok kurang enak di mata ya? latarnya terlalu terang sedangkan tulisannya agak samar. saya baru nyaman membaca tulisannya setelah diblok. terima kasih

    ReplyDelete
  12. ini awal dri kebangkitan Islam

    ReplyDelete
  13. Yahelah bro, masalah itu semua kan benar adanya. Bukan menyudutkan Islam, tp ya memang ya terjadi kan adanya terrorisme yg berlandaskan suatu prinsip dlm agama (jihad),lalu masalah GKI Yasmin itu memang fakta kalo mereka tdk bisa lagi beribadah dikarenakan gereja mereka dihancurkan oleh umat Islam yg berada di sekitar mereka. Itu semua fakta, masa pemberitaan yg real begitu tdk disampaikan ke khalayak hanya karena masalah "takut Islam tersudut"? Jangan lah kita menutup mata hanya karena isu agama yg bgitu mudah diprovokasi org lain :)

    ReplyDelete
  14. bukux judulx pa mas? n qt bs dpet dmn?

    ReplyDelete
  15. Jangan sedikit sedikit mengkaitkan pks,bukan hanya pks tetapi seluruh umat islam tidak akan diam jika itu terjadi

    ReplyDelete
  16. Udah dari sononya. KEBENARAN ITU BANYAK MUSUHNYA. Jika Anda Islam Terus tidak ada rasa sedikitpun atau tergetar hatinya, Masya Allah cepatlah bertobat jangan-jangan keimanan itu mulai hilang na'uzubillah min dzalik

    ReplyDelete
  17. lhaaa mas broo....,klo pemberitaan kejadian yg sebenarnya wajar sja disebar luaaskan ke halayak ramai, itu bkn mendiskreditkan namanya mas bro,

    haruskah media menutup-nutupi kenyataan yg sesungguhnya???

    ReplyDelete
  18. Ada kebenaran yg ditup-tutupi ada fakta-fakta yg sengaja dihilangkan ada finah yg sengaja diciptakan untuk mendiskreditkan islam.

    ReplyDelete
  19. hindari tontonan Tv yg mengarah ke fitnah tugeder.....lihat acara acara debat di TV sdh saling menghujat dan tuduh menuduh yg belum tau kebenarannya ...

    ReplyDelete
  20. sudah hampir setengah tahun terakhir alhamdulillah anak2 terhindar dari kotak ajaib televisi -- kebanyakan isinya berita gak bener dan gak edukatif--

    ReplyDelete
  21. pencerahan untuk yang mau membela agama islam.saya bandingkan pada tahun 1991 WTC mau dihancurkan tapi ketangkap basah pelakunya agen intelejen kafir.diadili di amrik.(intilaq 1991).2001 kejadian hancur WTC.orang yahudi pd waktu itu gak ada 1 orang pun masuk WTC.Lalu para kufar yahud dan antek2 cari kambing hitam alqaida terorisnya.media dunia latah membebek. cerdas islam jangan jadi korban media. pahami ya.

    ReplyDelete

Terimkasih anda telah Mendukung Keadilan dan Kebenaran

detik59.com hadir karena Jujur itu Wajib dan Bohong itu Dosa! Berjuang untuk keadilan dan kebenaran itu Wajib, Meninggalkan medan perang melawan tirani kebohongan adalah Haram!!!

Salam Sukses
ayi.okey@gmail.com CEO www.pesantrenbisnis.com

 
Top