GuidePedia

0


Sejak Dipimpin Dikatotor As-Sisy sang pembantai, tempat-tempat wisata ini makin sepi pengunjung dan mulai tampak menyeramkan

Citizen6, Jakarta Pariwisata merupakan salah satu lini bisnis yang menjanjikan. Asal berada di tempat yang tempat dan memiliki fasilitas yang lengkap, sebuah tempat pasti akan ramai dikunjungi sebagai tempat pariwisata. Akan tetapi, ada kalanya daerah yang indah sekalipun, dapat ditinggalkan oleh para penghuninya. Sepi, terbengkalai, tempat tersebut akhirnya berubah menjadi tempat yang menyeramkan.

Iklim politik yang panas di Mesir, membuat banyak orang yang menjauhi negeri indah tersebut. Dan tentunya, pariwisata salah satu yang terpengaruh. Seorang fotogragfer mendokumentasikan wilayah Sinai, termasuk resor Sharm El Sheikh dan Nuweibaa yang kini ditinggalkan. Meski masih beberapa masih dalam tahap pembangunan, namun tempat ini terabaikan.



-
Beberapa lanskap yang akan dijadikan tujuan wisata, pantai, hotel yang belum selesai, semuanya sepi. Hal ini mendorong negara dalam keadaan krisis. Dengan isu pemboman dan kekacuan politik selama satu dekade terakhir, industri pariwisata Mesir berada dalam kekacauan luar biasa. Bahkan, Mesir kini masuk dalam daftar hitam tujuan wisata.

Fasilitas lengkap yang ditawarkan, tidak menjamin sebuah tempat bertahan menjadi tempat wisata. Beberapa orang masih bertahan di tempat ini. Namun, hanya tinggal tunggu waktu sampai mereka semua pun pergi dari wilayah Sinai tersebut. (Dipimpin Diktator As-Sisy, Tempat Wisata di Mesir Jadi Kota Hantu-sul)

Post a comment

Terimkasih anda telah Mendukung Keadilan dan Kebenaran

detik59.com hadir karena Jujur itu Wajib dan Bohong itu Dosa! Berjuang untuk keadilan dan kebenaran itu Wajib, Meninggalkan medan perang melawan tirani kebohongan adalah Haram!!!

Salam Sukses
ayi.okey@gmail.com CEO www.pesantrenbisnis.com

 
Top