GuidePedia

0
TEMPO.CO Jakarta:Juru bicara presiden, Julian Aldrin Pasha mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk kuasa hukum bukan karena Edhie Baskoro Wibowo yang kerap disebut dalam kasus Hambalang. Walaupun, SBY mengklaim tim kuasa hukum tersebut untuk kepentingan keluarga, bukan kepresidenan. »Tidak. Kalau itu saya bantah. Ini hal yang biasa. Ini lazim saja,” kata Julian di Istana Negara, Kamis, 19 Desember 2013.
Menurut Julian, di sejumlah negara lain seorang presiden menunjuk dan memiliki tim kuasa hukum sebagai pengacara keluarga. Demikian pula SBY yang menunjuk Palmer Situmorang, Hafzan Taher, dan Bahtiar Sitanggang. "Ini agar tak ada kemudian berkembang fitnah yang sifatnya tak berdasarkan fakta dan kebenaran," kata dia.
Julian menyatakan, saat ini SBY menilai banyak informasi, kabar, atau berita yang didasarkan pada gosip dan tak dapat dipertanggungjawabkan. SBY, di luar jabatannya sebagai kepala negara, menilai harus melakukan advokasi terhadap nama baik dirinya dan keluarga. "Saya tak bicara nama."
Mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, Yulianis dalam catatan keuangan dan kesaksiannya menyebut nama Ibas sebagai salah satu penerima aliran dana dari Kongres Partai Demokrat 2010. Yulianis menuding Ibas menerima uang US$ 200 ribu
Ibas juga pernah melaporkan Yulianis pada 25 Maret 2013 ke Polda Metro Jaya. Dalam laporan bernomor TBL: 909/III/2013/PMJ/Ditreskrimum Yulianis tercatat dituduh melanggar Pasal 310 dan 311 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik.
SBY dikabarkan menunjuk Palmer cs sebagai kuasa hukum keluarga pada 9 Desember 2013 di Istana Bogor. Tim kuasa hukum ini bertugas untuk menghadapi sejumlah fitnah yang menimpa SBY dan keluarga melalui pemberitaan media atau media sosial.
»Janganlah kita berikan toleransi kalau itu berupa fitnah karena fitnah lebih kejam dibandingkan pembunuhan,” kata SBY di Perayaan Ulang Tahun Antara ke-76.

Sumber : 

Post a comment

Terimkasih anda telah Mendukung Keadilan dan Kebenaran

detik59.com hadir karena Jujur itu Wajib dan Bohong itu Dosa! Berjuang untuk keadilan dan kebenaran itu Wajib, Meninggalkan medan perang melawan tirani kebohongan adalah Haram!!!

Salam Sukses
ayi.okey@gmail.com CEO www.pesantrenbisnis.com

 
Top